Puruk Cahu –  Pemerintah Kabupaten  Murung Raya (Pemkab Mura) melaksanakan istighosah dan doa bersama dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2026, yang dirangkai dengan penyerahan tali asih secara simbolis kepada 70 santri yang dilaksanakan di Masjid Agung Al-Istiqlal di Puruk Cahu, Kamis (22/10).

”Penyerahan tali asih kepada 70 santri ini merupakan bentuk apresiasi dan wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap peran santri dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan pembentukan karakter bangsa,” kata Heriyus.

Menurut Heriyus peringatan Hari Santri Nasional merupakan momentum penting untuk mengenang perjuangan para ulama dan santri, dan merupakan bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, serta memiliki kepedulian sosial di Kabupaten Murung Raya.

Bupati menegaskan bahwa kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, melainkan juga dari kualitas moral, kepedulian sosial, serta keharmonisan antar umat beragama.

Melalui penyerahan tali asih ini, diharapkan Heriyus dapat memberikan dorongan semangat bagi para santriwan dan santriwati untuk terus belajar, menuntut ilmu, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Heriyus juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat komitmen kebersamaan dan menjaga toleransi.

”Dimomen hari santri ini juga saya mengajak kita semua untuk selalu menjaga kesehatan di suasana kabut asap yang masih menyelimuti daerah kita. Per 19 Oktober 2026 lalu status tanggap darurat Karhutla di daerah kita berakhir, dan karena saat ini kabut asap masih ada maka status tanggap darurat ini kita perpanjang selama 15 hari lagi,” jelas Heriyus.

Sebelumnya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Murung Raya, Maslan menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung penyelenggaran kegiatan tersebut, terutama kepada pemkab setempat serta juga dari unsur lintas agama.

”Juga kami sampaikan kegiatan ini melibatkan tujuh pondok pesantren yang ada di Murung Raya dan didukung semua organisasi, terutama organisasi keagamaan di Murung Raya ini,” ungkapnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin, Wakil Ketua I DPRD Dina Maulidah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organisasi keagamaan seperti PCNU, MUI, dan PP Muhammadiyah, serta para pimpinan dan pengasuh pondok pesantren se-Kabupaten Murung Raya.(lnm)