PURUK CAHU – Menanggapi potensi meningkatnya kabut asap di musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) mengambil langkah nyata menjaga kesehatan masyarakat lewat pembagian perlindungan sekaligus penyebaran informasi penting.

Kegiatan pembagian masker berlangsung di kawasan Bundaran Batubara, Puruk Cahu, pada Senin (7/9). Bupati Murung Raya, Heriyus, turun langsung ke lapangan didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Murung Raya, Warnita Heriyus, serta para pemangku kepentingan terkait.

Tak hanya masker, warga yang hadir juga menerima brosur berisi panduan lengkap: cara menjaga kesehatan saat udara berasap, hal-hal yang perlu diwaspadai, hingga langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Bupati Heriyus menjelaskan, kegiatan ini adalah wujud kepedulian sekaligus upaya memperkuat kesadaran bersama agar masyarakat siap dan tahu apa yang harus dilakukan saat kualitas udara menurun.

“Kami pastikan warga tetap sehat dan terlindungi. Selalu gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Yang tak kalah penting, mari kita jaga lingkungan bersama agar terhindar dari bahaya kebakaran,” ujar Bupati Heriyus di lokasi kegiatan.

Ia menegaskan, pencegahan Karhutla bukan tugas pemerintah semata. Semua elemen masyarakat harus ikut bertanggung jawab. Jika menemukan titik api atau tanda-tanda kebakaran, segera laporkan ke pihak berwenang agar bisa ditangani lebih cepat.

Khususnya, Bupati mengingatkan agar warga lebih memperhatikan kelompok paling rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit tertentu saat udara mulai berasap. Pemerintah daerah juga berkomitmen terus memantau kondisi lingkungan, menyebarkan edukasi, serta menyiapkan langkah pencegahan berkelanjutan bersama para pemangku kepentingan.

“Kesehatan, lingkungan, dan keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai kelalaian kecil hari ini berubah menjadi kerugian besar bagi kita semua di masa depan,” pesan Bupati Heriyus. (irj)