KATINGAN -Kondisi jalan negara di wilayah Katingan Hulu kian memprihatinkan dan memicu kemarahan masyarakat. Selain rusak parah dan berlumpur, akses yang tidak layak ini kini telah menyebabkan kecelakaan hingga melonjaknya harga kebutuhan pokok.

Sejumlah foto yang beredar menunjukkan sebuah mobil amblas dijalan tanah penuh dengan genangan air dan kubangan lumpur saat curah hujan tinggi. Kondisi ini menjadi hal yang dikeluhkan oleh pengguna jalan,karena tak kunjung diperhatikan,mengingat akses jalan tersebut menjadi jalur utama.

Salah satu sopir travel yang tidak mau disebutkan namanya yang rutin melintasi jalur tersebut, mengaku kondisi jalan sudah sangat mengkhawatirkan dan mengancam keselamatan.

“Ini bukan jalan lagi, ini seperti kubangan. Kalau hujan, sangat licin. Sudah sering mobil terguling. Kami bawa penumpang, risikonya besar sekali,” tegasnya.

Ia menambahkan, buruknya akses jalan membuat biaya operasional meningkat drastis, yang akhirnya berdampak langsung pada harga barang di masyarakat.

“Biaya angkut naik, waktu tempuh lama, risiko tinggi. Mau tidak mau harga barang di sini jadi mahal,” ujarnya.

Tak hanya itu, masyarakat mulai mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam menangani infrastruktur, terutama karena status jalan tersebut merupakan jalan negara.

“Jangan sampai masyarakat turun ke jalan menuntut haknya. Kami rutin bayar pajak kendaraan, tapi kondisi jalan seperti ini. Lalu ke mana pajak itu digunakan?” ungkapnya dengan nada keras.

Selain jalan rusak, jembatan kayu di beberapa titik juga dilaporkan dalam kondisi rapuh dan membahayakan. Warga khawatir, jika terus dibiarkan, bukan hanya ekonomi yang lumpuh, tetapi juga berpotensi menimbulkan korban jiwa.

Hingga kini, belum ada tanda-tanda penanganan serius dari pihak terkait, sementara masyarakat Katingan Hulu terus berjibaku dengan kondisi jalan yang jauh dari kata layak.(Lnm CRD)