PURUK CAHU – Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, mendorong program pemberdayaan perempuan tetap menjadi bagian dari perhatian pemerintah dalam pelaksanaan perubahan anggaran 2026. Menurutnya, pemberdayaan perempuan memiliki kaitan erat dengan peningkatan kesejahteraan keluarga dan penguatan ekonomi masyarakat.

Dina mengatakan perempuan memiliki potensi besar untuk mengembangkan usaha produktif, khususnya melalui sektor UMKM dan ekonomi kreatif.

“Perempuan harus diberikan ruang untuk berkembang. Ketika perempuan memiliki keterampilan dan usaha yang kuat, tentu akan berdampak pada ketahanan ekonomi keluarga,” ujarnya.

Ia mendorong pemerintah memperbanyak program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pelatihan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran, tetapi dilanjutkan dengan pendampingan.

Dina juga menilai akses pemasaran menjadi persoalan yang perlu diperhatikan bagi pelaku usaha perempuan.

Karena itu, pemerintah dapat membantu membuka akses pasar melalui berbagai kegiatan daerah maupun pemanfaatan teknologi digital.

Sebagai pimpinan DPRD, Dina juga terlibat dalam rapat paripurna kesepakatan perubahan KUA-PPAS 2026 bersama Bupati Murung Raya dan pimpinan DPRD lainnya. Ia berharap kebijakan anggaran yang telah disepakati dapat memberikan dampak langsung kepada masyarakat.